Akhir pekan minggu lalu saya habiskan di Medan, ada kerjaan dan kalau Medan selalu diwajibkan untuk berwisata kuliner :P. Medan gitu loh. Ada trade off sih dari perjalanan-perjalanan ini, satu sisi, memang hobi saya untuk mengunjungi tempat-tempat baru, tapi juga artinya meninggalkan si kembar di Jakarta. Seperti hari ini, saya seharusnya sudah berada di Bandung lagi (huuuu...sedih deh dengan ketidakadilan ini), dan Popop tidak mengijinkan saya membawa anak-anak saya, hwaaaaaaaaaaaaa, lebih sedih lagi, dia takut anak-anak sakit, karena Minggu malem kami memang baru pulang dari Bandung. Tapi kan dia nggak tau bagaimana perasaan bersalahnya seorang Ibu, dan pasti ada saja kejanggalan yang akan dimunculkan oleh anak saya kalau sering ditinggal...Asumsinya sih maunya kembali besok sore/malam, jadi saya hanya 1 malam tidur di Bandung
Balik ke Medan, saya memang selalu mendapat privilege dari perjalanan-perjalanan dinas saya, hehehe, karena perjalanan saya seringkali untuk mendampingi pejabat, hehehe, jadi segala jenis makanan yang saya tidak tahu dan tidak mampu mampir ke lidah saya...
Perjalanan kali ini dimulai dengan Tip Top (es krim tempo dulu di kota Medan) masuk kategori bintang 3 lah di lidah saya, alias biasa :) abis di Bandung dan Semarang juga ada jenis ini. Nah, hari berikutnya baru wisata kuliner ini terjawab, saya dibawa ke Restoran Mandailing namanya Sibolga, menu utamanya ikan (kebayang kan sehatnya). Ada ikan Sombong (ikan air tawar yang hanya dibakar) rasanya manis luar biasa. Ada ikan limbat (ikan sale) yang digule, daun singkong tumbuk, dan berjenis-jenis ikan yang rasanya memanjakan lidah. Sering saya ke Medan, tapi baru kali ini ke restoran ini, maklum biasanya kami dibawa makan Sea Food. Lain padang lain ilalang memang, lain bos juga lain selera....
Nggak hanya itu, pulang dari sana, kamipun ke Sun Plaza, dan disana ada Kopi Tiam baru, dengan rasa yang unik harganya yang tidak terlalu mahal dan penganan yang khas. Ehm...enak deh..., penganan yang kami pilih ...talas goreng, steam apa..., pokonya menyenangkan ditemani dengan kopi late (note: nulisnya memang begitu...). Malamnya pun saya mencoba kopi
tiam di Merdeka Walk (buat saya, belum ke Medan kalau belum ke Merdeka Walk). Pilihan pun jatuh pada secangkir teh tarik dan roti Sarikaya bakar + keju (ah...indahnya dunia). Tentunya oleh-oleh standar dari Medan: bolu Meranti, bika ambon, manisan jambu, sirup markisa dan terong belanda....
29 April, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar