30 Juni, 2008

surat dari lala untuk didi

walaupun mereka berdua anak kembar, tapi lala dan dd juga hobi berantem, yah kadang jambak, kadang pukul, gitu deh, nah dari prosentase perberanteman seringnya sih lala duluan yang mulai agresif, walaupun abis itu mereka sayangsayangan lagi

Nah, ketika mereka berlibur di Bandung (3 minggu aja Bo...), suatu malem mereka berantem, dan Lala jambak rambut Dd lagi. Menangislah Dd dan Dd ngadu ke ecis-nya. Ama Ecis Lala dikasih tahu tidak boleh bla-bla-bla, kalo nggak nanti ecisnya nggak sayang. Abis itu Dd pun tertidur...

Ketika Dd tidur, Lala panggil Mbak-nya dan minta tolong Mbaknya biar tulis surat ke Dd (lucu ya Lala). Isi suratnya seperti ini:

Dd, sebenernya Lala sayang banget sama Didi, walaupun tiap hari Lala suka nakalin Dd, suka galak ama Dd, tapi Lala sayang kok ama Dd. Maafin Lala ya Didi. I Love You Didi. I Love You Ecis, I Love You Mimi, I Love You Popop. Lala

19 Juni, 2008

great mentor

Satu hal yang membuat saya betah di insitusi ini adalah pertemanan, hmmm.., bukan pertemanan yang bersifat vertical ya…. Jujur saja untuk itu sepertinya sudah sangat tidak sesuai dengan hati nurani saya. Pekerjaan yang dicari-cari (nggak core maksud saya), jumlah yang harus di spend sampai dengan x M

Ehm…, tapi semenjak agak-agak 2 tahun yang lalu ya… (ketika pemimpin saya adalah orang yang asyik, dan tidak memandang golongan, hehehe). Saya jadi agak lebih terbuka cakrawalanya… Dan semenjak itu saya menemukan keasyikan-keasyikan dengan pekerjaan saya (yang kadang kayak ekskul) hehehe…

Salah satunya pertemanan ini, menurut saya he is a great mentor. Dulu, waktu di Andersen, kami semua selalu punya mentor. Mentor ini selalu memberikan feed back setelah kita selesai melakukan proyek. Dan saya sempat merindukan kehadiran mentor, abisnya disini nggak terbiasa sih, setelah performance appraisal aja kita nggak pernah dipanggil duduk dan mendiskusikan kelemahan dan kekuatan kita… I really miss that environment (apalagi di people solution mentornya asyik-asyik, dan selalu memberikan room for development). Nah, setelah bertemu dengan Kak Soli, saya menemukan sesuatu yang berbeda, truly he is a great mentor, and I do admit it. Caranya memberikan kesempatan dan feedback adalah sesuatu yang luar biasa. Hal yang jarang ditemui pada individu di insititusi ini, termasuk memberikan advice masalah pengembangan karir. Pernah saya submit presentation, Kak Soli hanya bilang yang perlu ditambahkan adalah bla…bla…Tidak pernah menyalahkan, pun ketika saya submit alinea untuk speech dia juga bilang itu masih perlu dihaluskan lagi..Hehehe, dan juga selalu membesarkan hati kalau saya down gara-gara dimarahin, and always look from the other side around, ini contohnya:
… He he..... sekali lagi sabar ya Fenn.
Sekedar tahu aja Ibu dalam 3 minggu ini memang agak “sensitif” karena persiapan sudah semakin dekat
Ya... gitulah.....
S+

No wonder sih…, soalnya ketika mahasiswa Kak Soli kan mahasiswa berprestasi, and I think he is one of the future superstar of this institution

18 Juni, 2008

bali

Minggu lalu saya ke Bali untuk acara Inter Central Bank Games ini dan menghabiskan week end disana, i am not going to tell the stories of Bali, but the stories behind...kalo masalah Bali apa aja yang dimakan dan tempat yang dikunjungi mah on other blog entry ya...lagian kemarin saya juga nggak jalan-jalan, menghabiskan waktu di hotel, kantor, hotel lagi sampai di session terakhir saya udah mau muntah :P (teler)

Tugas saya kali ini bersamasama dengan orang yang totally new, really new to work with, tapi i am happy with that, seneng deh bekerja dan bermain dengan segerombolan orang yang bekerja dengan menggunakan hati, yang tidak selalu memikirkan pekerjaan, yang tidak selalu memikirkan kursi lowongan jabatan. Tapi dengan segerombolan orang yang senang bekerja dengan hati yang tulus, ah...sepertinya saya menemukan komunitas saya disini..., saya seneng sekarang punya Mbak-Mbak baru, Ibu baru, Mas-Mas baru, Bapak-Bapak baru, Abang-Abang baru, yang satu rasa, satu kegemaran, ah indahnya...

Ada sih stressnya, pastilah apalagi kalau Ibu Besar akan datang, pastinya... , ada juga acara "ribut-ributnya", tapi ketika itu semua berakhir, all the hugs and feelings...it's finished, no hard feeling at all (persis kegiatan mahasiswa ya...) Saya seneng banget deh dengan networking dan persahabatan yang kali ini terjalin, selalu ada cerita lucu yang tidak akan pernah habisnya..., saya sampai geli sendiri kalo merecall kembali cerita-cerita itu...(sahut-sahutan dengan menggunakan mic untuk percakapan yang kemudian agak brainless); tapi ya itulah romantika kehidupan, kalo mulus-mulus aja pasti kurang berbekas di hati, ya nggak....??

Dan pastinya kalo lagi repot kayak gini, stress, dengan waktu kedekatan intens dalam waktu 3 hari..., ada cinta lokasi (ups tapi bukan saya, saya sudah forbidden deh) hanya lucu aja deh ngeliat temen-temen yang setelah hari terakhir body languagenya menjadi berbeda, ya namanya juga dalam tekanan pasti akan tumbuh benih-benih asmara (ceilee)

Udah ah, yang jelas i was really happy, mengenai pekerjaannya...nanti di entry yang lain..., thanks a lot for the friendship...mengutip theme saya ketika fellowship di singapore (ups buat sifers jangan ketawa ya) WHAT HAPPEN IN BALI STAYS IN BALI :)